Klik to My PRODUCT

Home Belajar Fiberglass Fiberglass atau Komposit
draco_waterpark_medan_10_20121229_1652820930
draco_waterpark_medan_11_20121229_2043296029
draco_waterpark_medan_12_20121229_1553965284
draco_waterpark_medan_13_20121229_1970280714
draco_waterpark_medan_14_20121229_2033716598
draco_waterpark_medan_15_20121229_1195854560
draco_waterpark_medan_1_20121229_1046551242
draco_waterpark_medan_1_20121231_1221382362
draco_waterpark_medan_2_20121229_1973716768
draco_waterpark_medan_2_20121231_1802149058
draco_waterpark_medan_3_20121229_1972688371
draco_waterpark_medan_3_20121231_1522482404
draco_waterpark_medan_4_20121229_1008850891
draco_waterpark_medan_4_20121231_1185560400
draco_waterpark_medan_5_20121229_1239196640
draco_waterpark_medan_5_20121231_2096968536
draco_waterpark_medan_6_20121229_1957001515
draco_waterpark_medan_6_20121231_1913928547
draco_waterpark_medan_7_20121229_1448468870
draco_waterpark_medan_8_20121229_1912386274
draco_waterpark_medan_9_20121229_1015948789

SP Simple Map

Online

We have 13 guests online

cbox

Fiberglass atau Komposit PDF Print E-mail
playground jakartaFiberglass atau Komposit adalah sebuah campuran dari dua atau lebih bahan yang memiliki sifat ditingkatkan keunggulan dari bahan individu pembentuknya. Secara khusus dalam komposit, polimer selalu diperkuat dengan serat. Tujuannya adalah untuk menghasilkan material yang memiliki kekuatan lebih tinggi dan atau kekakuan lebih dari polimer aslinya.

Komposit dibagi menjadi 3 group besar yaitu :
1. Polimer Matrix Composites (Komposit matrik polimer)
Disebut juga dengan FRP (Fibre Reinforced Polymer or Plastics).  Material ini menggunakan resin sebagai matriks dan serat gelas, aramid atau karbon sebagai penguatnya.
2. Metal matrix Composites (Komposit matrik logam)
Material ini menggunakan metal sebagai matriks (seperti alumunium) dan diperkuat dengan serat seperti silikon karbida.
3. Ceramic Matrix Composites (Komposit matrik keramik)
Dipakai untuk lingkungan suhu tinggi. Material ini menggunakan keramik sebagai matrik dan serat pendek seperti silikon karbida atau boron nitrit.

Secara keseluruhan sifat dari komposit ditentukan dari :
a. Sifat-sifat serat
b. Sifat-sifat resin
c. Rasio antara serat pada resin dalam komposit
d. Bentuk geometri dan orientasi serat di dalam komposit

Pemilihan serat dalam komposit sangat penting. Serat (reinforcement) menentukan kekuatan dasar dari produk komposit. Pilihlah serat yang menghasilkan rasio serat terhadap resin yang tinggi. Proses aplikasi juga menentukan rasio serat terhadap resin. Metoda Pultrusion, RTM, vacuum bagging, Filament Winding meningkatkan rasio serat terhadap resin yang tinggi dibandingkan dengan proses Hand Lay Up atau Spray Up.

Terdapat 4 beban utama yang mempengaruhi stuktur dari suatu komposit yaitu Tension, Compression, Shear & Flexural.

Tension

Menunjukan beban tensile yang diaplikasikan pada komposit (lihat gambar).


Respond suatu komposit terhadap beban tensile tergantung dari sifat kekuatan & tensile stiffeness dari serat penguat. Resin dengan elongation yang besar akan tahan terhadap beban tensile.

TENSILE STRENGTH (ASTM D638)
Adalah Gaya per unit area yang dibutuhkan untuk memutuskan sebuah material/bahan dibawah tegangan. Biasanya dinyatakan dalam pounds per inch square (lbf/in2 atau psi), N/m2 atau MPa (SI Sistem)

Berikut contoh gambar tesnya :



Compression
Sifat kekakuan & daya rekat dari sistem resin sangat berpengaruh penting.

COMPRESSIVE STRENGTH (ASTM D695)
Adalah Ketahanan material untuk menahan gaya tekan.


Berikut contoh gambar tesnya :


Shear
Beban ini menggeser & mempengaruhi produk komposit dari bidang permukaan atau pergerakan dari sisi kiri dan kanan secara berlawanan arah (lihat gambar)

Oleh karenanya diperlukan resin dengan daya adhesive yang tinggi untuk menahan beban tersebut.

Flexural
Beban flexural sebenarnya adalah kombinasi dari beban tensile, compression dan shear (lihat gambar)


FLEXURAL STRENGTH (ASTM D790)
Ketahanan material untuk melawan perubahan bentuk dibawah beban.

Berikut contoh gambar tesnya :


Informasi dasar:

“Semua plastik adalah polimer tapi tidak semua polimer adalah plastik”
Bahan-bahan pembentuk komposit
Sifat-sifat produk komposit sangat dipengaruhi teknik pembuatannya, disamping bahan-bahan pembentuknya. Bahan pembentuk komposit diantaranya adalah (1) Polimer (2) reinforcement/serat penguat (3) Filler/Bahan Pengisi (4) aditif
Masing-masing bahan pembentuk terdiri dari banyak jenis dengan sifat khususnya, terutama polimer/resin yang diperkirakan mencapai lebih dari 60.000 jenis. Karenanya semakin banyak pengetahuan tentang bahan pembentuk termasuk interaksi di antaranya, akan sangat membantu dalam menciptakan produk komposit yang berkemampuan maksimal. Sebaliknya, kekurangcermatan & kurangnya pengetahuan dalam pemilihan & penanganan bahan akan sangat merugikan.

Polimer
Merupakan bahan utama dalam komposit bersama dengan serat. Polimer sering disebut dengan nama plastik atau resin. Setiap jenis polimer memiliki sifat tersendiri, demikian pula mempunyai sifat yang berbeda bila dicampur dengan bahan pembentuk lainnya.
Polimer tersusun atas atom C, H dan O; dengan elemen penting lainnya seperti N, Cl, Br, S, Si, dan F. Misal rangkaian Benzene yang hanya tersusun dari 6 atom karbon & hidrogen. Benzene adalah bentuk dasar dalam banyak polimer, lebih dari separuh jenis resin termasuk “vinyl group” dengan satu ikatan bebas (unsaturated).

Polimer dapat digolongkan menjadi 2 kelompok besar, menurut reaksi kimia yang terjadi & pengaruh panas sewaktu pembentukan yaitu :
Polimer Termoplastik : sifat meleleh saat dipanaskan dan produk dapat dibentuk kembali seperti semula dengan proses pemanasan. Ini adalah reaksi bolak-balik. Contohnya Poly Ethylene (PE), Poly Propylene (PP), ABS, HDPE dll.
Polimer Termosetting : tidak meleleh ketika dipanaskan dan tidak dapat dibentuk kembali seperti bahan pembentuknya melalui proses pemanasan. Ini adalah reaksi searah. Contohnya :
a. Poliuretane foam, dibentuk dari Iso sianat (MDI) + Polyol
b. Resin Poliester (Unsaturated Polyester Resin), Resin+Cobalt+Katalis sebagai bahan pengeringnya
c. Resin Epoksi, Resin Epoksi (bisphenol A- Epichlorhydrine) + poliaminoamine/poliaminoamide sebagai pengeringnya
d. Resin Phenolic, memakai asam sebagai pengeringnya
e. Resin Vinyl ester atau disebut juga dengan nama Resin Epoksi Akrilat memakai promoter PEX & Trigonox sebagai pengeringnya.


Komponen utama dari komposit adalah serat penguat (reinforcement fibre)- di dalam bentuk tunggal atau kombinasi dan matriks. Matriks pada umumnya disebut resin, seperti poliester atau epoksi. Sedangkan serat umumya yang dipakai adalah serat gelas, karbon dan aramid.

Sistem Resin
Resin yang dipakai untuk produksi komposit harus memiliki kriteria sebagai berikut :
- Sifat mekanik yang baik
- Sifat daya rekat (adhesive) yang baik
- Ketahanan terhadap degredasi lingkungan
-
Ketahanan terhadap bahan kimia secara khusus

PT. PUTRAPRASENDO BERJAYA
Jl. Wibawamukti 2 No: 36 Jatiasih, Bekasi 17423
Telp; +62-21-82437804, 68564679
Fax; +62-21-87717934
HP;  08176988578, 081808127049
Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

Add comment


Security code
Refresh